Padi Band

Piyu: Panik Menanti Anak Pertama

Senin, 4 Desember 2006 adalah hari yang bersejarah untuk pasangan Anastassia Florine Limasnax (Flo) dan Satriyo Yudhi Wahono (Piyu). Cahaya mata yang selam ini mereka nantikan, akhirnya lahir dengan selamat pada pukul 14.28 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta Selatan.

Karena ini baru pertama kali, banyak kejadian yang tidak terduga yang dialami pasangan berbahagia ini. Diperkirakan lahir pada tanggal 3 Desember, membuat mereka “terpaksa” menginap di Rumah Sakit. Sempat merasakan begadang -Kalo piyu sih ngakunya sempat ketiduran, tapi tetap ada yang jagain kok, ibundanya Flo- karena hampir tiap 2 jam sekali mengalami kontraksi. Akhirnya masa penantian berakhir juga. Sekitar pukul 14.28 WIB lahirlah bayi cantik dengan berat 3,28 kg dan panjang 48 cm. Bayi itu diberi nama Anastassia Mikayla Satriyo, nama yang cantik bukan?.

Ketika ditanyakan arti nama tersebut, Piyu menjawab “ Anastassia diambil dari nama istri saya, Mikayla itu artinya pemberian dari Tuhan, dan Satriyo itu dari nama saya.”. Waaah…adil juga tuh jadinya. Pada awalnya, Piyu mengaku biasa-biasa saja saat Flo hamil. Malahan, sempet ditinggal-tinggal juga karena kesibukannya sebagai musisi yang harus melakukan konser ke berbagai tempat.

Tapi disaat menjelang proses kelahiran Flo, PADI sempat membatalkan keberangkatan mereka untuk melakukan tour di Malaysia. Mungkin keputusan itu juga ada baiknya, konon kabarnya, konser waktu itu bisa dibilang kurang sukses. Hal yang berbeda dirasakan Piyu saat bayinya telah lahir, ketika dia keluar dari ruang bersalin setelah melihat sendiri proses melahirkan istrinya. Di satu sisi ada yang harus diperjuangkan untuk hidup, sementara di sisi lain ada yang berjuang untuk tetap hidup. “ Sempet nervous juga, makanya dari awal-awal sudah dipersiapkan sewa dokumentasi mulai dari camera man sampe fotografer. Soalnya saya ga’ yakin bisa, harus jagain Florine’” begitu ujar Piyu.

Bapak mertua pun konon kabarnya ikut membantu dalam proses dokumentasi. Seperti halnya tradisi orang-orang setelah melahirkan, salah satunya yaitu menanam ari-ari bayi dalam tanah. Piyu sendiri mengaku membersihkan sendiri ari-ari tersebut, untuk kemudian ditanam dalam tanah oleh Ibunda-nya Flo. Tak lupa disertakan pula pensil dan kertas musik. Ketika ditanyakan, apakah pasangan ini menginginkan anaknya kelak menjadi musisi seperti halnya mereka? Piyu menjawab, “ enggak harus jadi musisi, tapi setidaknya harus kenal dengan musik.

Biasanya kalau orang yang mengenal musik itu ada balance dalam kehidupannya. Baik dalam seni berbicara, seni berpolitik, dan lainnya.”. Oke, selamat yah…atas kelahiran putri pertamanya buat pasangan Flo dan Piyu - yang katanya setelah anaknya lahir dengan selamat, kaul untuk mencukur brewoknya -. Semoga saja Mikayla bisa menjadi cahaya mata dalam keluarga, dan tentunya membuat Piyu menjadi lebih kreatif untuk meciptakan karya-karya selanjutnya.. Tidak jarang, anak bisa menjadi ilham dalam penciptaan lagu seorang musisi.


User login

Navigation

Jadwal Konser

  • 26 May 2008
    Malang
  • 24 May 2008
    Banyuwangi
  • 30 April 2008
    Solo
  • 28 April 2008
    Jogjakarta
  • 26 April 2008
    Purwokerto

Poll

Suka ga sama web baru ini?
Yup, suka banget
61%
Lumayan suka kok
30%
Biasa aja bro
8%
Jelek ahh, kampungan banget
1%
Total votes: 216

Who's online

There are currently 0 users and 1 guest online.

Syndicate

Syndicate content